Catatan sebagai Fasilitator Tamu dalam Lokalatih Perencanaan Desa, Yayasan Mitra Turatea Jeneponto, ACCESS-AusAid dan Pemkab Jeneponto (![]()
![]()
![]()
2~6 July 2007)
Saya datang “mencubit” hanya 1.5 hari dari 5 hari pelatihan. Pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan “Crash Program 2007″ pemerintah Kabupaten Jeneponto . Mereka berasal dari 10 desa di Kabupaten Jeneponto, sekitar 2 jam perjalanan darat dari Makassar. Mereka adalah 3 orang-orang pilihan dari masing-masing desa. Sejumlah 30 orang di latih untuk bisa membuat perencanaan desa. kelompok ini adalah sebagian dari program peningkatan kapasitas dalam perencanaan bagi masyarakat. Mereka kemudian disebut sebagai fasilitator desa.

Tidak ada rasa letih di wajah-wajah mereka meski latihan sudah memasuki hari terakhir, hari kelima. Jujur saya harus mengatakan, bahwa saya tidak pernah melihat pelatihan yang diikuti oleh wakil masyarakat desa yang seantusias ini. Latihan yang umumnya merupakan praktek membuat mereka harus bekerja kelompok bahkan sampai jam 04.00 subuh hari. Melihat mereka, saya semakin yakin, bahwa optimisme tentang perubahan hanya akan datang jika itu bermula dari desa.
Membuat mereka mengerti dan bisa memimpin proses perencanaan di desa mereka dalam waktu singkat adalah sulit. Tapi membuat mereka bisa memahami bahwa perencanaan desa juga menjadi bagian dari tanggung jawab masyarakat desa itu sendiri, sudah menjadi titik awal yang baik. Dalam melaksanakan tugasnya, mereka akan didampingin oleh Fasilitator Pendamping yang berasal dari instansi pemerintah tingkat kecamatan. Selain itu, untuk jangka waktu tertentu, mereka akan di mentor oleh Fasilitator Pendukung yang umumnya berasal dari LSM-LSM lokal dan atau Organisasi Masyarakat Sipil Lokal.

